Awalnya sulit kuterima ini, sudah lebih dari setahun kau mengisi setiap harapan-harapanku, setiap detik dalam hidupku aku habiskan dengan memupuk harapan-harapan ini... kufikir kaulah yang selama ini kucari, yang selama ini harusnya kutemui.. sejak duluuuuuuuuuu sekaliii
Hingga hari itu aku mengetahui kebenarannya. kau menyukai orang lain yang ternyata adalah adik kelasku sendiri :) bagaimana perasaanku? entahlah, merasa bahwa memang seharusnya lebih baik seperti itu.
"terus melangkah melupakanmu lelah hati perhatikan sikapmu. Jalan fikiranmu membuatku ragu~"
Bodoh memang, ketika orang-orang berkata padaku untuk berhenti dulu, aku malah terus melangkah. Tak peduli dengan apa yang mereka katakan. Tak peduli dengan apa yang merekea utarakan. Aku menolak 'dia' demi 'kamu' . Tidak! Aku menolak 'mereka' demi 'kamu'.
Sekarang aku mencoba berbalik kebelakang, melihat mereka yang dulu pernah menyianyiakan waktu hanya untuk memikirkan orang seperti aku. Mereka masih disana, tersenyum dengan senyuman yang sama meski kini dengan harapan yang mengecil, menciut.
Kasar, Sering berbicara kotor dan lain lain. Aku tak peduli SAMA SEKALI
Banyak yang telah mengatakan padaku tentang segala keburukanmu. Aku hanya mendengarkan sambil tersenyum. Lalu berkata dalam hati "Yang orang ini ceritakan bukan diri(nya)" Aku selalu melakaukan hal yang sama. Tetap terlihat begitu antusias. Seperti biasanya.
Orang-orang mengatakan kepadaku "Ada apa?" Aku suda mencoba terlihat baik-baik saja. Mengapa mereka masih bisa melihat kesedihanku? Aku sudah coba menutupinya dengan senyuman yang sudah sangat terlihat "tidak" dipaksakan.
"Tidak biasanyako begini, kenapako?" sekali ada yang bertanya. Sekali lagi ada yang melihat perubahanku. Sekali lagi ada yang peduli.
"Pernahki cerita 'itu' sama kau tentang saya?" tanyaku pada teman terdekatmu.
"Tidak"
"Ada ada orang dia suka?"
"Ada"
"Siapa?"
"****h"
Haha.. Aku sudah tahu itu sebelum 'dia' meberitahuku. Hanya saja aku mencoba membohongi diriku sendiri. Mencoba berkata pada diriku sendiri bahwa Akulah orang yang kau sukai. Akulah orang yang ingin kau miliki. Tapi, ternyata........ Bukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar